Bersemayam selamanya

Mzm 102:12 Tetapi Engkau, ya TUHAN, bersemayam untuk selama-lamanya, dan nama-Mu tetap turun-temurun.

Suatu hari saya diundang oleh teman untuk menghadiri suatu kegiatan, namun disayangkan saya tidak dapat hadir karena keterbatasan waktu. Namun tidak dengan Tuhan Yesus, saat kita mengundangNya, Dia akan hadir karena Dia mengasihi kita. Sadarkah saudara, saat saudara mengundang Yesus untuk hadir dalam hidup saudara, Dia akan datang dan akan bersemayam di dalam saudara.

Seseorang bisa saja menderita sakit, mengalami kesusahan dan kegagalan, namun Yesus tetap setia bersemayam. Seseorang bisa saja hatinya terpukul dan layu, tulangnya menjadi lemas, tidak nafsu makan hingga tidak bisa tidur. Segala situasi dan kondisi yang saudara hadapi, ingatlah bahwa Tuhan Yesus bersemayan di dalam hidup saudara.

Mereka yang miskin akan berkata: “aku kaya” dan mereka yang lemah akan berkata: “aku kuat” karena Yesus bersama dengan mereka yang mengasihiNya dan melakukan kehendakNya. Janganlah meragukan kesetiaanNya, Dia bersemayam untuk selama-lamanya, Dia Allah yang menyertai kita, Imanuel.

Perkatakan Firman

Yos 1:8 Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.

Saudara-saudaraku yang terkasih di dalam Yesus, janganlah lupa untuk memperkatakan Firman Tuhan, dan cobalah untuk menghafal satu ayat per hari. Sudah berapa banyak artikel dan berita  yang kita baca dalam sehari, namun tidak ada perenungan akan Firman Tuhan. Mari renungkan Firman Tuhan, saat duduk di rumah, dalam perjalanan di motor, duduk di kantor, dan dalam setiap kesempatan sebisa mungkin memperkatakan Firman Tuhan.

Firman yang sering saya perkatakan misalnya “Pujilah Tuhan hai jiwaku, pujilah NamaNya yang Kudus” dan “Jadilah terang!” dan “Yesus, nama yang Ajaib dan Perkasa” Mari mulailah dengan ayat Firman Tuhan yang paling sederhana, perkatakan dengan lantang dan jelas dan tentunya dengan percaya. Suatu hari anda akan terkagum kepada Tuhan karena Dia menyertai hidup saudara. Misalnya pada saat hujan deras dan anda akan berangkat ke kantor menggunakan motor, lalu saudara berdoa memohon hujan reda maka hujan tersebut langsung reda. Betapa beruntungnya saudara.

Pada saat saudara sakit, perkatakan: “aku disembuhkan oleh Darah Yesus” pada saat saudara kecewa, perkatakan: “jiwaku baik-baik saja di dalam Yesus” dan pada saat saudara tidak tahu apa yang harus dikatakan, berserulah: “Yesus, terpujilah NamaMu” dengan demikian perjalanan hidup saudara dan saya akan berhasil dan akan beruntung. Terpujilah Yesus, Juruselamat Penebus kita.